Senin, Februari 6, 2017
Home > Literasi > Menulislah, Untuk kebermanfaatan dan Keabadian

Menulislah, Untuk kebermanfaatan dan Keabadian

Ada satu ucapan tegas dari Pramoedya Ananta Toer tentang menulis. Ia dengan jelas mengatakan bahwa manusia boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.
Menulislah! Karena menulis adalah bekerja untuk keabadian. Ada banyak buku yang kita baca saat ini. Padahal penulisnya telah meninggaldunia. Karyanya melebihi rentang umurnya.
Menulis juga adalah bekerja untuk kebermanfaatan. Karena menulis adalah ikhtiar menemukan dan mengikat makna. Melalui tulisan,kita bisa mencerahkan lingkungan sekitar, membuka cakrawala dan memberikan inspirasi baru dalam tulisan. Selama ada orang yang membacanya, maka sebanyak orang itulah yang mengakui keberadaan penulis dan kebermanfaatan sang penulis.
Imam Muslim, penulis kitab sahih Muslim lahir pada tahun 817 dan meninggal pada tahun 982. Saat ini, kitab sahih Muslim masih terus digunakan dan dipelajari. Usia karyanya telah seribu tahun lebih, jauh melebihi usianya yang hanya 65 tahun. insyaAllah, betapa pahala terus mengalir ke kuburannya selama lebih dari seribu tahun lebih itu. Apakah kita tidak ingin memiliki amal jariyah seperti beliau?
Maka mari kita menulis! Tak peduli apa latar belakang anda. Tulisan adalah jejak tentang mimpi, pemikiran, perasaan, dan imajinasi yang ditorehkan hidup dalam kata dan keabadian serta dapat kita wariskan ke generasi selanjutnya sebagai amal jariyah.

Aku akan mati, sedangkan segala yang aku torehkan dengan penaku akan tetap hidup. Alangkah bahagianya, jika semua orang yang membaca tulisanku berdoa. Semoga Allah melimpahkan kelembutan-Nya kepadaku serta mengasihani kelemahanku dan jeleknya tindakanku. (Manshur Abdul Aziz bin Al ‘Ajyan)

Setiap penulis pasti akan mati dan berlalu. Tetapi waktu akan mengabadikan apa yang telah ditulisnya. Maka, janganlah anda menulis dengan tangan anda, selain yang akan dapat membuat anda tersenyum ketika melihatnya kembali di akhirat. (Yusuf Qardhawi)

Ambil alat tulismu, mari menulis dan menebar manfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *